TEHERAN, KOMPAS.com - Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim telah menghancurkan sejumlah fasilitas penting milik militer Amerika Serikat (AS), termasuk stasiun pengisian bahan bakar di Pelabuhan Duqm, Oman.

Menurut Teheran, fasilitas tersebut digunakan untuk mengisi bahan bakar kelompok kapal induk AS yang selama ini menjadi tulang punggung operasi pengeboman Washington terhadap Iran.Militer Iran juga mengeklaim menyerang pangkalan militer AS di Qatar dan Yordania.

Baca juga: AS Memulai Serangan Baru ke Iran, Nasib Perdamaian di Ujung Tanduk

Serangan terbaru ini disebut sebagai aksi terbesar Iran terhadap negara-negara Arab di kawasan sejak tercapainya perjanjian damai sementara bulan lalu.

Teheran menilai gelombang serangan AS ke wilayah Iran telah menggagalkan berbagai upaya diplomasi yang dibangun selama beberapa bulan terakhir.