KOMPAS.com - Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali terlibat dalam pertukaran serangan yang berlangsung hingga Kamis (9/7/2026), bertepatan dengan pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di Mashhad.
AS mengeklaim telah menggempur 90 sasaran militer Iran, termasuk sejumlah target di sekitar Selat Hormuz.Sementara itu, Iran melaporkan sedikitnya 14 orang tewas dan 78 lainnya terluka akibat serangan dalam dua hari terakhir.
Di tengah meningkatnya ketegangan, aktivitas pelayaran di Selat Hormuz dilaporkan menurun drastis. Jumlah kapal yang melintasi jalur perdagangan penting tersebut kini jauh lebih sedikit dibandingkan kondisi sebelum perang.
Baca juga: Mengenal Pulau Kharg, Pulau Strategis Iran yang Ingin Diambil Alih Trump
Massa hadiri pemakaman Ali Khamenei








