Penulis: Sorta Caroline/DW Indonesia

KOMPAS.com - Lebih dari empat bulan setelah gugurnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pemakaman kenegaraaan digelar secara tertutup di Makam Imam Reza, tempat suci bagi Syiah utama Iran, di kota kelahiran Khamenei, Mashhad, yang terletak di bagian timur laut Iran.Peti mati berisikan jenazah Khamenei dibawa pesawat dengan pengawalan jet tempur Iran. Pemakaman dilakukan pada Kamis (9/7/2026) malam hari, setelah sebelumnya upacara berkabung digelar selama enam hari.

Putra dan penerus Khamenei, Mojtaba Khamenei, tampak tidak menghadiri upacara tersebut bersama para perwakilan pimpinan negara. Sebaliknya turut hadir dalam acara tersebut Ketua Parlemen Mohammed Bagher Ghalibaf, yang juga merupakan kepala negosiator pembicaraan dengan AS, serta Kepala Kehakiman, Gholamhossein Mohseni Edschei, dan putra tertua Ali Khamenei yang tewas, Mostafa Khamenei.

Baca juga: 43 Juta Orang Hadiri Pemakaman Khamenei, Separuh Populasi Iran

Bersama Khamenei, beberapa anggota keluarganya yang juga tewas dalam serangan pada bulan Februari lalu turut dimakamkan, termasuk putri dan cucu perempuannya yang berusia 14 bulan, serta istri Mojtaba Khamenei turut dimakamkan.