Jakarta - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) terus berkoordinasi dengan PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) sebagai Badan Usaha Pelaksana untuk melakukan pra-uji coba proyek Multi Lane Free Flow (MLFF) atau sistem bayar tol tanpa setop. Koordinasi terkait persiapan teknis skenario untuk pra uji coba sistem pembayaran jalan tol nir sentuh itu."Kita sedang persiapan untuk menyiapkan ke arah sana secara teknis skenario-skenario yang akan diujicobakan," ujar Kepala BPJT, Ni Komang Rasminiati dalam keterangan tertulis, Senin (6/7/2026).Belum diketahui pasti sampai kapan pra uji coba dilakukan dan sistem bayar tol tanpa setop bisa diterapkan. "Ya kalau persiapannya sudah cukup matang, baru kita bisa menentukan targetnya kapan bisa dilakukan pra uji-coba," ujar kata Ni Komang. Demikian juga dengan lokasi pra uji coba yang belum ditentukan. Nantinya, kata dia, lokasi pra-uji coba MLFF akan ditentukan berdasarkan skenario-skenario yang sudah disusun. Sebelumnya, Direktur PT RITS Renaldi Utomo mengatakan perusahaan saat ini terlibat dalam penyusunan skenario teknis untuk pelaksanaan pengujian tersebut. Berbagai kemungkinan kondisi di lapangan sedang dibahas sebagai bagian dari persiapan. Menurut Renaldi, koordinasi antara pemerintah dan investor berjalan baik. Ia menilai pemerintah tetap berkomitmen melanjutkan proyek MLFF. Sebagai investor dan mitra pemerintah dalam proyek tersebut, RITS masih menunggu keputusan terkait lokasi dan waktu pelaksanaan uji coba. Bali yang sejak awal direncanakan sebagai lokasi percontohan masih menjadi salah satu opsi, meski pengujian juga bisa dilakukan di ruas tol lain.
Kapan Bayar Tol Tanpa Setop Berlaku? Ini Kabar Terbarunya
BPJT dan PT RITS siapkan pra-uji coba sistem Multi Lane Free Flow (MLFF) untuk pembayaran tol tanpa berhenti. Lokasi dan waktu uji coba masih ditentukan.









