WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Sebuah buku baru mengungkapkan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump menginginkan lantai kamar mandi pribadinya di Gedung Putih dilapisi karpet penuh.
Menurut buku tersebut, permintaan itu sempat membuat staf kediaman resmi presiden khawatir akan potensi munculnya jamur akibat karpet yang kerap basah.Klaim itu diungkap jurnalis The New York Times, Maggie Haberman dan Jonathan Swan, dalam buku Regime Change yang mengulas tahun pertama masa jabatan kedua Trump di Gedung Putih.
Baca juga: Trump Marahi Sekutu, Sebut AS Rugi Besar jika Terus Bela NATO
Dalam wawancara dengan MSNBC yang dikutip The Independent, Kamis (2/7/2026), pembawa acara Chris Hayes membacakan salah satu bagian buku tersebut. Disebutkan bahwa karpet baru kembali dipasang di kamar mandi pada Hari Pelantikan, seperti yang juga dilakukan sebelumnya.
Menurut buku itu, preferensi Trump agar seluruh lantai kamar mandi dilapisi karpet menjadi tantangan bagi staf Gedung Putih selama masa jabatan pertamanya.






