KOMPAS.com - Gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa dengan suhu menembus 40 derajat Celcius di sejumlah wilayah mendorong lonjakan permintaan pendingin ruangan (Air Conditioner/AC).

Sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (25/6/2026). produsen AC seperti Samsung, Midea, dan Mitsubishi Electric melaporkan peningkatan penjualan, terutama di Perancis, Spanyol, Inggris, dan Jerman.Di saat yang sama, teknologi AC outdoor atau AC luar ruangan dari China tengah viral di media sosial setelah diklaim mampu membantu menurunkan suhu di area terbuka.

Baca juga: Gelombang Panas Datang Lagi, Warga Perancis Berkelahi Rebutan AC Murah

Video yang memperlihatkan AC outdoor di China ramai beredar di platform X dan media sosial lainnya, menurut laporan NDTV.

Video tersebut menampilkan sistem pendingin kabut bertekanan tinggi yang dipasang di teras gedung-gedung dan diklaim mampu menurunkan suhu lingkungan sekitar hingga 3–6 derajat Celsius.