Penulis: Christian Thal/DW Indonesia

MOSKWA, KOMPAS.com - Selama beberapa bulan terakhir, angkatan bersenjata Ukraina terus menggempur infrastruktur energi di penjuru Rusia, termasuk di Krimea yang dianeksasi.Jalur logistik Rusia di wilayah pendudukan, serta kilang-kilang minyak strategis, menjadi korban serangan jarak jauh Ukraina.Sepanjang Juni saja, kilang minyak di Moskow, Nizhnekamsk, Tyumen, dan Volgograd rusak diserang. Sebulan sebelumnya, total 16 kilang menjadi target serangan.

Akibatnya, produksi bensin turun 25 persen, demikian dilaporkan kantor berita Reuters. Saat ini, Rusia hanya memproduksi 85 ribu ton bensin per hari, sementara kebutuhan konsumsi pada musim panas mencapai 110 ribu ton per hari.

"Musim panas ini Rusia tengah menuju krisis bahan bakar yang mungkin menjadi yang terburuk dalam sejarahnya," kata para analis lembaga pemikir Amerika Serikat, Energy Intelligence.

Baca juga: Zelensky Ejek Rusia yang Krisis Energi: Moskwa Kehabisan Bensin