Penulis: Oleg Loginov/DW Indonesia
MOSKWA, KOMPAS.com - Gangguan pasokan bahan bakar di Rusia semakin meningkat setelah serangan drone Ukraina terhadap kilang minyak menyebabkan disrupsi di sejumlah wilayah.Situasi ini diperkirakan belum mencapai puncaknya, dengan tekanan terhadap pasar bahan bakar yang diprediksi akan terus meningkat dalam beberapa bulan ke depan.
Jika serangan drone berlanjut pada intensitas saat ini dan kilang yang rusak tidak kembali beroperasi normal, kekurangan bahan bakar pada level lokal bisa berkembang menjadi krisis yang lebih luas.
Menurut sumber terbuka yang dilihat DW, gangguan pasokan bahan bakar telah dilaporkan di lebih dari 10 wilayah Rusia dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah SPBU bahkan memberlakukan pembatasan atau menghentikan penjualan bensin sepenuhnya.
Baca juga: Indonesia Jajaki Rencana Bangun PLTN Terapung Bersama Rusia












