PEMERINTAH tengah menjalankan dua program besar yang akan membentuk wajah ekonomi Indonesia dalam beberapa tahun ke depan, yaitu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Di atas kertas, keduanya memiliki tujuan yang mulia. MBG bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mengurangi stunting. Sedangkan KDMP diharapkan menjadi lokomotif kebangkitan ekonomi desa.

Namun, di balik narasi pemerataan tersebut, terdapat satu pertanyaan yang jarang diajukan: siapa sebenarnya yang akan menikmati kue ekonomi dari kedua program raksasa ini?Kue Ekonomi

MBG dan KDMP telah menjadi instrumen ekonomi yang menciptakan pasar baru dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya.

MBG menjadi magnet baru bagi industri pangan nasional, sementara KDMP berpotensi menjadi magnet distribusi terbesar hingga ke pelosok.