KOMPAS.com - Kasus disertasi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia masih terus menjadi sorotan masyarakat hingga tahun 2026.
Padahal sebetulnya Bahlil sudah menjalani sidang terbuka promosi doktor pada 16 Oktober 2024 lalu di Universitas Indonesia (UI) dengan judul “Kebijakan, Kelembagaan, dan Tata Kelola Hilirisasi Nikel yang Berkeadilan dan Berkelanjutan di Indonesia".Lalu kenapa sudah hampir 2 tahun kasus disertasi Bahlil masih terus dibicarakan?
Awal mula kasus disertasi Bahlil ini terjadi karena banyaknya pihak yang menyoroti masa perjalanan studi Bahlil di jenjang S3 atau Doktor terbilang cepat yakni 1 tahun 8 bulan dengan predikat cumlaude.
Baca juga: Awal Mula Gugatan Promotor Disertasi Bahlil, Menang di PTUN namun Kalah dalam Kasasi
Awal mula kasus disertasi Bahlil










