ANKARA, KOMPAS.com – Para pemimpin negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga agar Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tetap puas saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Ankara, Turkiye, pekan depan.

Langkah tersebut dilakukan setelah hubungan Trump dan NATO sempat mengalami ketegangan akibat perang Iran.Diketahui, Trump terus-menerus melontarkan kritik tajam terhadap NATO setelah aliansi tersebut menolak memberikan dukungan militer di Timur Tengah. Trump bahkan menyebut NATO sebagai macan kertas.

Baca juga: Sebut NATO sebagai Macan Kertas, Trump Pertimbangkan Tarik Keanggotaan AS

Tak berhenti di situ, AS juga mengurangi kehadiran pasukan militernya di Jerman serta batal menempatkan rudal Tomahawk di negara tersebut.

Tingkatkan belanja pertahanan