ANKARA, KOMPAS.com – Negara-negara anggota NATO memamerkan lonjakan belanja pertahanan dengan mengumumkan kontrak persenjataan senilai miliaran dollar pada hari pertama Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) NATO di Ankara, Turkiye, Selasa (7/7/2026).
NATO berkomitmen meningkatkan belanja pertahanan hingga 5 persen dari produk domestik bruto (PDB), menyusul tekanan yang terus diberikan Trump agar Eropa memikul tanggung jawab keamanan yang lebih besar.Langkah itu, sebagaimana dilansir AFP, dilakukan sekutu untuk meredakan kemarahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap sikap Eropa dalam perang dengan Iran.
Baca juga: KTT NATO Ankara: Dari Soliditas Internal hingga Persepsi Ancaman
NATO umumkan kontrak senjata
Sebelum Trump tiba di Ankara, NATO membuka rangkaian acara dengan forum industri pertahanan yang diwarnai pengumuman sejumlah proyek militer besar.












