BEIJING, KOMPAS.com - Gejolak perang di Iran yang berujung pada pemblokiran jalur laut vital di Selat Hormuz secara efektif telah menimbulkan penderitaan ekonomi yang mendalam bagi banyak negara.
Lini industri global di berbagai belahan dunia pun ikut terpuruk akibat berjuang menghadapi lonjakan drastis harga energi, bahan pupuk, hingga komoditas bahan kimia.Namun, di balik kepedihan ekonomi global tersebut, krisis ini dinilai justru memberikan keunggulan kompetitif besar bagi China.
China bahkan sebagian besar dianggap berhasil menghalau lonjakan inflasi, serta sukses meloloskan diri dari efek domino ekonomi dan politik yang saat ini tengah menghantam banyak negara kompetitor.
Baca juga: China Blacklist 20 Perusahaan Jepang, Hubungan Dua Negara Makin Panas
Cadangan minyak dan gas China melimpah






