BEIJING, KOMPAS.com - China menambahkan 20 korporasi Jepang, termasuk perusahaan-perusahaan besar, ke dalam daftar hitam pada Senin (29/6/2026).

Beijing menuduh perusahaan-perusahaan itu mengekspor barang-barang yang dapat digunakan untuk keperluan militer dan sipil.Kebijakan ini menambah perselisihan yang telah berlangsung selama berbulan-bulan antara China dan Jepang.

Dikutip dari AFP, Kementerian Perdagangan China menegaskan, pasokan dari puluhan korporasi tersebut dinilai telah memberikan kontribusi dalam mendongkrak kapasitas serta kemampuan militer Jepang secara signifikan.

Baca juga: Bomber China dan Rusia Terbang di Atas Laut Jepang, Tokyo dan Seoul Kerahkan Jet Tempur

Lindungi kepentingan China