JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto mendapatkan usulan dari para akademisi agar laba badan usaha milik negara (BUMN) dialokasikan untuk mendanai riset dan inovasi.
Usulan itu disampaikan dalam acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri 2026 yang diikuti rektor, dekan, dan dosen dari berbagai universitas di Indonesia.
Prabowo menilai, usulan tersebut merupakan gagasan yang baik, namun perlu dilihat kembali kemampuan BUMN, terlebih banyak perusahaan pelat merah yang justru tidak membukukan laba."Tadi juga usul biaya riset, agar tiap BUMN mengalokasikan sebagian laba mereka untuk riset ya, inovasi. Ini bagus usul, masalahnya BUMN ini ada labanya enggak?," ucapnya dalam penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (28/6/2026).
Baca juga: InJourney Percepat Transformasi Pariwisata Lewat Konsolidasi Hotel BUMN
Ia menjelaskan, pertanyaan itu muncul karena selama ini banyak BUMN yang kinerjanya belum optimal, sehingga pemerintah bersama Danantara harus melakukan pembenahan dan penertiban pada perusahaan-perusahaan pelat merah.










