BERBEDA dengan putaran final Piala Dunia sebelum-sebelumnya yang berlangsung dalam dua babak masing-masing 45 menit, pada Piala Dunia 2026 ritme pertandingan praktis terbagi menjadi empat segmen permainan berdurasi sekitar 22–23 menit.

Hal ini terjadi karena diterapkannya aturan baru berupa hydration break pada menit ke-22–23 dan 67–68. Pada kedua momen tersebut, wasit menghentikan pertandingan selama sekitar tiga menit agar para pemain dapat minum dan menerima instruksi dari pelatih.

Secara resmi, FIFA menjelaskan hydration break diterapkan untuk melindungi kesehatan pemain mengingat sebagian pertandingan berlangsung pada musim panas di Amerika Utara.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan, kebijakan tersebut didasarkan pada pertimbangan olahraga, bukan kepentingan komersial.

Baca juga: Messi dan Seni Kepemimpinan