TEHERAN, KOMPAS.com - Pemerintah Iran menyebut Amerika Serikat (AS) secara terang-terangan melakukan pelanggaran terhadap nota kesepahaman (MoU) damai untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.
Tuduhan ini mencuat menyusul serangan udara terbaru yang dilancarkan militer AS ke wilayah Iran.Kementerian Luar Negeri Iran dalam sebuah pernyataan resmi mengutuk keras aksi tersebut.
Baca juga: Iran Serang Lagi Kapal di Selat Hormuz, Kesepakatan Damai Terancam?
Mereka menegaskan bahwa target serangan dari AS merupakan fasilitas pertahanan pantai, sebagaimana dilansir AFP.
"Serangan brutal ini, yang menargetkan fasilitas pengawasan pantai Iran, adalah pelanggaran nyata terhadap nota kesepahaman untuk mengakhiri perang," bunyi pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Iran, Sabtu (27/6/2026).








