SURABAYA, KOMPAS.com – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar melanda sejumlah wilayah di Jawa Timur (Jatim) pada Kamis (25/6/2026). Kondisi ini memicu antrean kendaraan yang mengular panjang di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), mulai dari Lumajang, Surabaya Raya, Malang, Mojokerto, hingga Pasuruan.
Berdasarkan pantauan Kompas.com, kelangkaan solar subsidi ini tidak hanya menghambat mobilitas angkutan logistik dan transportasi umum, tetapi juga memicu kemacetan parah di sekitar area SPBU.
Baca juga: B50 Resmi Berlaku Juli 2026, Bahlil: Mulai Tahun Ini Kita Tidak Lagi Impor SolarAntrean Mengular dari Lumajang hingga Surabaya Raya
Di Kabupaten Lumajang, antrean panjang kendaraan terlihat di SPBU Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh. Truk-truk pasir terpaksa parkir di pinggir jalan hingga sepanjang 500 meter sejak dini hari demi mendapatkan giliran mengisi solar subsidi.
Abdul Rohim, salah seorang sopir truk pasir, mengaku sudah mengantre sejak pukul 03.00 WIB. Namun, hingga pukul 10.00 WIB, ia belum juga mendapatkan pasokan bahan bakar.










