MOSKWA, KOMPAS.com - Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan, pihaknya siap untuk membuka kembali negosiasi perdamaian dengan Ukraina.

Kendati demikian, Putin menegaskan bahwa dialog tersebut harus didasarkan pada kesepakatan Istanbul dan Anchorage, serta memperhatikan realitas yang terjadi di lapangan saat ini.Dalam pertemuan dengan para pejabat pemerintah pada Selasa (23/6/2026), Putin menggarisbawahi bahwa terhentinya proses negosiasi sebelumnya merupakan akibat dari inisiatif pihak Ukraina sendiri.

Baca juga: Diembargo Barat, Putin Pilih Merapat ke ASEAN

"Rusia siap untuk pembicaraan damai dengan Ukraina, berdasarkan kesepakatan yang dicapai di Istanbul," kata Putin, sebagaimana dilansir Anadolu Agency.

"Berdasarkan kesepakatan yang dicapai di Istanbul, pada modalitas yang dibahas di Anchorage, dan, yang paling penting, pada realitas di lapangan."