BEIJING, KOMPAS.com - China kembali merebut supremasi teknologi global setelah berhasil menyalip Amerika Serikat dalam persaingan superkomputer dunia.
Sistem komputasi terbaru bernama LineShine yang dikembangkan di Shenzhen, China resmi dinobatkan sebagai superkomputer paling cepat di dunia pada Selasa (23/6/2026).Pencapaian ini sekaligus mengakhiri dominasi Amerika Serikat yang sebelumnya bertahan di posisi puncak melalui superkomputer El Capitan sejak November 2024.
Berdasarkan pengujian standar internasional untuk daftar Top500 superkomputer dunia, performa LineShine tercatat lebih dari 20 persen lebih cepat dibanding El Capitan milik Laboratorium Nasional Lawrence Livermore di California.
Ini menjadi kali pertama sejak 2017 China kembali menempatkan sistem komputasinya di posisi nomor satu dunia.
Baca juga: Dituduh Jadi Perusahaan Militer China, Alibaba Gugat Pentagon










