TEHERAN, KOMPAS.com – Kepala negosiator Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan Selat Hormuz ke depan akan berada di bawah pengelolaan langsung pihak Teheran.
Pernyataan itu disampaikan Ghalibaf sekembalinya dari perundingan damai dengan Amerika Serikat (AS) di Swiss."Selat Hormuz tidak akan pernah kembali ke kondisi sebelum perang dan akan dikelola oleh Republik Islam Iran, sesuai dengan hukum internasional," kata Ghalibaf, sebagaimana dikutip kantor berita IRNA.
Baca juga: AS Resmi Cabut Sanksi Minyak Iran, Selat Hormuz Dibuka Total
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Iran dan AS sepakat membuka jalur komunikasi untuk menjaga keterbukaan rute pelayaran vital tersebut, sekaligus mengakhiri pertempuran di Lebanon.
Kesepakatan itu sendiri dicapai pada Senin (22/6/2026), menurut para mediator, setelah kedua negara menggelar putaran pertama perundingan di Swiss untuk mengakhiri perang.














