MOSKWA, KOMPAS.com – Pesawat pengebom pembawa rudal strategis milik Rusia, Tu-160, dilaporkan telah menyelesaikan misi penerbangan panjang selama 16 jam.
Penerbangan tersebut dilakukan di zona netral di atas Laut Barents dan Laut Norwegia, sebagaimana dilansir Reuters.Pengumuman tersebut disampaikan Kementerian Pertahanan Rusia melalui unggahan di akun Telegram resminya pada Selasa (23/6/2026) dini hari.
Baca juga: Kronologi Jatuhnya Bomber B-52 AS, Meledak Hebat Setelah Lepas Landas
Pihak juga menyatakan bahwa misi tersebut juga mencakup uji coba pengisian bahan bakar di udara.
Dalam pengumuman tersebut, Kementerian Pertahanan menegaskan bahwa penerbangan jarak jauh ini merupakan bagian dari tugas rutin militer Rusia.











