PARIS, KOMPAS.com - Pendiri Amazon, Jeff Bezos, menepis kekhawatiran publik yang menganggap bahwa akal imitasi (AI) akan menggantikan pekerjaan dan merebut mata pencaharian manusia.

Sebaliknya, dia memprediksi bahwa teknologi ini justru akan membuka banyak peluang baru dan secara signifikan meningkatkan permintaan akan tenaga kerja.Pernyataan tersebut disampaikan Bezos saat tampil dalam konferensi teknologi VivaTech di Paris, Perancis, sebagaimana dilansir BBC, Rabu (17/6/2026).

Baca juga: AI Mulai Ambil Alih Sektor Kesehatan, Buat Vaksin untuk Cegah Pandemi Berikutnya

Pandangan optimistis miliarder ini bertolak belakang dengan kekhawatiran sejumlah tokoh politik dan teknologi, termasuk mantan Perdana Menteri Inggris yang kini menjadi penasihat Microsoft dan Anthropic, Rishi Sunak.

Sunak sebelumnya menyebut AI berdampak buruk pada prospek kerja anak muda.