TEHERAN, KOMPAS.com - Iran menegaskan rencananya untuk tetap menarik biaya bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz, meski sebelumnya terdapat kesepakatan dengan Amerika Serikat mengenai masa bebas biaya selama 60 hari.
Negosiator utama Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, pada Rabu (17/6/2026) kembali menyatakan bahwa kapal yang melintasi Selat Hormuz akan dikenakan biaya setelah periode bebas tarif berakhir.Dalam wawancara yang ditayangkan televisi pemerintah Iran, Ghalibaf mengatakan, “Selat Hormuz tidak akan kembali ke kondisi sebelum perang.”
Baca juga: Iran Ejek AS Usai Kesepakatan Damai, Sebut Amerika Gagal dalam Perang
“Iran memiliki hak atas kedaulatan atas Selat Hormuz dan tentu saja kami akan menerima biaya untuk layanan,” ujarnya.
Iran sebut bukan tarif transit















