WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance mengatakan, Presiden Donald Trump tidak pernah berupaya untuk mengangkat Reza Pahlavi sebagai pemimpin Iran.

"Presiden Amerika Serikat tidak pernah mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk menempatkan Reza Pahlavi sebagai pemimpin baru Iran," kata Vance dalam sebuah wawancara dengan Megyn Kelly di YouTube, dikutip dari Anadolu, Rabu (17/6/2026)."Yang dia katakan adalah, jika rakyat Iran ingin bangkit, bagus, itu urusan mereka. Itu antara mereka dan pemerintah mereka," sambungnya.

Vance menambahkan, tujuan AS adalah penghentian program nuklir Iran, baik melalui cara diplomatik maupun melalui cara militer.

Baca juga: Perang AS-Iran Berakhir, Kapan Harga Minyak Turun?

Kesepakatan damai regional