Jakarta - Kebijakan biodiesel (B50) atau campuran solar dengan minyak sawit sebesar 50% mulai 1 Juli 2026 dijamin tidak mengganggu pasokan minyak goreng.Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia merespon adanya kekhawatiran pasokan untuk kebutuhan minyak goreng berkurang."Mungkin banyak beredar informasi bahwa, wah, nanti dengan B50 bagaimana dengan pemenuhan kebutuhan untuk minyak goreng, begitu ya, untuk produksi minyak goreng ini dipastikan pemerintah menjamin bahwa produksi ini mencukupi baik itu untuk implementasi B50 ataupun untuk kebutuhan CPO untuk kebutuhan produksi lainnya," ujar Anggia dalam acara Badan Komunikasi Pemerintah, di Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Anggia mengatakan saat ini pihaknya terus memperkuat infrastruktur pendukung implementasi B50. Mulai dari fasilitas blending atau pencampuran bahan bakar, sistem distribusi, hingga fasilitas penyimpanan.Anggia mengatakan uji teknis BBM baru ini telah dilaksanakan di berbagai sektor dan menunjukkan hasil yang baik."Dalam proses uji teknis kemarin hasilnya sudah keluar alhamdulillah tidak ada kendala yang signifikan dalam uji penggunaan B50 ini," ujarnya.Implementasi B50 juga diproyeksikan meningkatkan nilai tambah bagi petani sawit nasional. Di mana pada 2025, program B40 telah meningkatkan nilai tambah crude palm oil (CPO) sebesar Rp 20,9 triliun. Kemudian tahun ini diperkirakan mencapai Rp 24,68 triliun.Tidak hanya itu, ia menyampaikan tenaga kerja yang terserap pun banyak. Diproyeksikan penyerapan tenaga kerja bisa di mencapai 2,2 juta orang.Diharapkan juga penurunan emisi setelah implementasi B50, bisa mencapai 46,72 juta ton, sebagai bentuk kontribusi Indonesia dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.Anggia menambahkan kebijakan B50 juga untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar fosil dan juga sekaligus memperkuat kemandirian dan ketahanan energi kita."Bagaimana ketergantungan impor ini sangat membuat kita rentan sekali. Kita bergantung, maka dari itu inilah yang diharapkan Presiden kita bisa mandiri. Secara bertahap, baik itu dari bensin kemudian juga solar dilakukan pengurangan impor. Nah, B50 ini salah satunya adalah yang diupayakan agar kita bisa setop impor solar," tutur Anggia.Simak juga Video: Terdakwa Suap Minyak Goreng Senyum Semringah saat Disebut Wanprestasi







