WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Media Iran mengeklaim, AS berkomitmen untuk melepaskan aset-aset milik Iran yang sempat dibekukan senilai 12 miliar dollar AS atau setara Rp 213 triliun.

Informasi tersebut bersumber dari bocoran dokumen nota kesepahaman yang memuat 14 poin krusial kesepakatan antara Washington dan Teheran.Dikutip dari AFP, Senin (15/6/2026), dokumen yang dipublikasikan oleh kantor berita Iran, Mehr pada Senin menetapkan, total aset Iran yang dibekukan dan akan dicairkan secara bertahap mencapai 24 miliar dollar AS (sekitar Rp 426,7 triliun).

Baca juga: Iran Klaim Permalukan AS dan Israel Usai Kesepakatan Damai Tercapai

Proses pencairan ini dijadwalkan berlangsung selama periode negosiasi 60 hari yang dihitung nota kesepahaman disepakati.

"Setengah dari total nominal dana tersebut wajib disediakan dan dapat diakses oleh pihak Iran sebelum dimulainya agenda negosiasi," bunyi petikan teks dokumen bocoran tersebut.