Jakarta - Menteri Koperasi Ferry Juliantono melaporkan sebanyak 35 ribu lahan telah terverifikasi untuk dibangun Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).Dari jumlah lahan tersebut, sebanyak 12.533 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) telah selesai dibangun. Sementara sebanyak 22.737 KDMP masih dalam tahap pembangunan."Sekarang yang sudah 100% selesai sudah 12.533 per hari ini. Kemudian yang sedang berjalan proses pembangunannya 22.737," ujarnya dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR, Kamis (11/6/2026).

Ferry juga melaporkan sebanyak 1.061 KDMP yang sudah mulai beroperasi. Operasionalisasi tersebut ditandai dengan peluncuran yang dilakukan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur beberapa waktu lalu."Jadi operasionalisasi ini memang baru kita mulai dan seperti yang tadi disampaikan, memang ini tempat belajarnya kita untuk memulai kegiatan operasional dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih," ujarnya.Ferry mengatakan bahwa sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, KDMP memliki tiga fungsi. Pertama menyalurkan dan menjual barang-barang subsidi, barang-barang kebutuhan pokok dan sehari-hari.Kedua, KDMP diharapkan menjadi off-taker untuk bisa menyerap hasil produk masyarakat, desa dan kelurahan. Baik tanaman pangan, hortikultura, peternakan, perikanan, perkebunan, dan kerajinan dan lain sebagainya."Dan fungsi yang ketiga menjadi instrumen terbawah untuk bisa menyalurkan program-program dari pemerintah pusat kepada penerima manfaat secara lebih tepat sasaran," ujarnya.Dalam pelaksanaannya, Ferry mengatakan, KDMP tidak hanya menjual kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjual obat-obatan dan klinik sederhana, aktivitas keuangan mikro, pergudangan, hingga logistik."Kemudian sebenarnya Koperasi Desa Merah Putih boleh melaksanakan aktivitas usaha sesuai dengan potensi dan kebutuhan desa dan kelurahan yang masing-masing," terang Ferry.Simak juga Video: Cak Imin Targetkan Kemiskinan Ekstrem 0% Lewat Kopdes