SOFIA, KOMPAS.com - Bulgaria tidak akan lagi memasok senjata dari persediaan militernya ke Ukraina, Rabu (10/6/2026).

Negara anggota NATO dan Uni Eropa itu pun menyerukan upaya untuk mencapai solusi diplomatik guna mengakhiri perang.Perdana Menteri Rumen Radev mengatakan, meskipun industri pertahanannya akan tetap menjadi salah satu pemasok utama amunisi yang ditujukan untuk Kyiv, pemerintah telah mengakhiri penyediaan senjata dari tentara Bulgaria ke Ukraina.

"Kita sudah memberikan cukup banyak, sementara negara kita terus menderita kerusakan sosial-ekonomi akibat perang berdarah ini," katanya kepada media sebelum rapat kabinet, dikutip dari AFP, Rabu.

Baca juga: Perang Masuk Tahun Kelima, 3 Negara Raksasa Eropa Dorong Dialog Langsung Ukraina-Rusia

Anggap cara militer bukan solusi damai