WAY KANAN, KOMPAS.com – Upaya pengembangan kasus narkotika di Kabupaten Way Kanan berujung dramatis. Sebuah Daihatsu Terios hitam yang diduga digunakan jaringan narkoba menerobos hadangan polisi hingga menabrak mobil patroli Polsek Baradatu.
Insiden yang terjadi pada Jumat (5/6/2026) itu menyebabkan Kapolsek Baradatu AKP Sunaryo terpental saat berada di samping kendaraan patroli yang digunakan untuk menghadang laju mobil pelaku.
Kapolres Way Kanan, Didik Kurnianto, menjelaskan penghadangan dilakukan setelah Satresnarkoba Polres Way Kanan mengembangkan penyidikan dari sejumlah tersangka yang lebih dulu ditangkap.Baca juga: BNN Tangkap WN Rusia Penyelundup Narkoba di Bali, Pelaku Sempat Tabrak Warga
“Dari hasil pengembangan terhadap tersangka NS dan ECR, ada informasi bahwa salah satu pelaku lain melarikan diri menggunakan mobil Terios warna hitam,” kata Didik, Senin (8/6/2026).
Informasi itu langsung ditindaklanjuti dengan pengejaran. Tim Satresnarkoba kemudian berkoordinasi dengan Polsek Baradatu untuk mempersempit jalur pelarian kendaraan yang dicurigai membawa pelaku narkoba tersebut.













