JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar rupiah terus melemah. Pada perdagangan siang ini, Senin (8/6/2026), rupiah semakin mendekati level Rp 18.200 per dollar Amerika Serikat (AS).

Mengutip Bloomberg, pukul 11.55 WIB mata uang Garuda berada di level Rp 18.187 per dollar AS. Rupiah melemah 151 poin atau 0,84 persen dari posisi penutupan Jumat (5/6/2026).

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, pelemahan rupiah hari ini disebabkan oleh sentimen negatif dari dalam dan luar negeri.Dari eksternal, rupiah tertekan oleh dollar AS yang menguat signifikan sejak Jumat malam. Penguatan dollar AS disebabkan oleh masih berlangsungnya konflik antara Iran dan AS yang mendorong permintaan aset safe haven seperti dollar AS.

"Rupiah diperkirakan bergerak melemah di kisaran Rp 18.100-18.250 per dollar AS," ujarnya kepada Kompas.com, Senin.

Baca juga: Purbaya Sebut Fundamental Ekonomi Kuat, Mengapa Rupiah Malah Tembus 18.100-an?