BEIRUT, KOMPAS.com - Presiden Lebanon Joseph Aoun mengatakan, gencatan senjata yang diumumkan di Washington adalah kesempatan terakhir untuk mencapai gencatan senjata komprehensif.
Para utusan dari Israel dan Lebanon mengadakan putaran keempat pembicaraan yang dimediasi oleh Amerika Serikat di Washington pada Rabu (3/6/2026).Mereka sepakat untuk menerapkan gencatan senjata yang bergantung pada penghentian serangan oleh Hizbullah.
"Hasil dari putaran keempat negosiasi, dan pernyataan yang dikeluarkan darinya, yang mencakup poin-poin yang sangat penting bagi Lebanon, merupakan kesempatan terakhir untuk mencapai gencatan senjata final dan komprehensif," kata Aoun dalam sebuah pernyataan, dikutip dari AFP, Kamis (4/6/2026).
"Setiap pihak memikul tanggung jawab jika gagal memberikan respons positif, tambahnya.
Baca juga: Lagi, Prajurit Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon Tewas













