MUSCAT, KOMPAS.com - Kesultanan Oman ogah mengikuti tekanan Amerika Serikat (AS) yang mendesak putus hubungan diplomatik dengan Iran.
Oman menyatakan bahwa interaksinya dengan Teheran murni bertujuan untuk menegosiasikan sistem pengelolaan Selat Hormuz di masa depan agar tetap mematuhi hukum internasional.Selama ini, Oman yang berbagi pengelolaan Selat Hormuz dengan Iran dikenal sebagai mediator jalur belakang yang netral dalam berbagai konflik di Teluk.
Baca juga: Trump Murka Oman Terlalu Dekat dengan Iran, UEA dan Saudi Ikut Kesal
Meski netralitasnya memiliki batas, posisi Oman kini berada di bawah sorotan tajam Washington, sebagaimana dilansir The Guardian, Kamis (4/6/2026).
Ketegangan meningkat setelah Presiden AS Donald Trump melontarkan pernyataan spontan yang mengancam akan mengebom Oman.
















