MUSCAT, KOMPAS.com - Oman berada di posisi yang sulit karena terjebak dalam pusaran konflik geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Situasi ini mencuat setelah Teheran secara sepihak mengeklaim tengah berkoordinasi dengan Oman terkait pengelolaan masa depan Selat Hormuz.Rencana tersebut termasuk rencana penarikan tarif bagi kapal dagang internasional yang melintas, sebagaimana dilansir The Guardian, Jumat (15/5/2026).
Jalur pelayaran vital yang mengangkut seperlima dari total lalu lintas minyak laut dunia tersebut saat ini telah mengalami blokade selama 10 minggu, menyusul serangan AS-Israel ke Iran pada 28 Februari.
Secara geografis, wilayah eksklave Oman, Musandam, berada tepat di sisi selatan Selat Hormuz, jalur perairan yang kini tengah dipersengketakan tersebut.
Baca juga: Mendekati Selat Hormuz, Kapal Perang Induk Perancis Tiba di Laut Arab






