KOMPAS.com - Perusahaan semikonduktor Nvidia resmi memperkenalkan superchip terbaru mereka yang bernama RTX Spark. Chip ini dirancang khusus untuk menghadirkan teknologi kecerdasan buatan (AI) generasi baru di laptop dan PC Windows.
Secara teknis, RTX Spark adalah sebuah chip terintegrasi penuh atau System on Chip (SoC) berbasis arsitektur ARM.
Chip ini menggabungkan prosesor (CPU) Nvidia Grace 20-core dengan pengolah grafis (GPU) Nvidia Blackwell RTX yang memiliki 6.144 CUDA Core. Keduanya dihubungkan lewat teknologi NVLink-C2C berkecepatan tinggi.Nvidia mengeklaim RTX Spark sanggup memaksimalkan performa AI hingga 1 petaflop. Dengan kata lain, chip ini mampu melakukan sekitar 1.000 triliun operasi per detik.
Selain itu, chip ini diproduksi menggunakan teknologi fabrikasi 3 nanometer (3nm) dari Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC).
Laptop yang diotaki RTX Spark sanggup menjalankan model AI dengan 120 miliar parameter secara lokal, berkat unified memory hingga 128 GB,











