BANDUNG, KOMPAS.com - Klakson kereta api yang perlahan merapat di peron Stasiun Bandung seolah menjadi penanda akhir dari rutinitas panjang Chela Juniaty (37).
Bagi wanita yang sehari-hari bergelut dengan kesibukan di sebuah perusahaan swasta di kawasan Jalan Banceuy, Kota Bandung, ini Commuter Line wilayah Bandung Raya telah menjadi sandaran baru untuk pulang ke rumahnya di Cicalengka, Kabupaten Bandung.Sebelum memantapkan diri menjadi pelaju kereta api, Chela adalah salah satu dari ribuan pengendara yang akrab dengan keletihan jalan raya.
Saban hari, ia harus membelah kemacetan Bandung menggunakan kendaraan pribadi.
Namun, lelah yang kerap menguras energi membuatnya berpaling.
Kini, ia memilih memarkirkan kendaraannya di Stasiun Cicalengka, lalu membiarkan rute rel membawanya menuju Stasiun Bandung. Begitu pun sebaliknya saat mentari mulai menyelesaikan tugasnya.











