QLAYAA, KOMPAS.com - Tentara Israel telah merebut puncak bukit strategis yang dihiasi kastil peninggalan Perang Salib, Beaufort di Lebanon selatan pada Minggu (31/5/2026).

Meski demikian, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berusmpah akan terus memperluas serangan ke Lebanon setelah."Hari ini, kita kembali ke Beaufort dengan cara yang berbeda. Kita kembali bersatu, bertekad, dan lebih kuat dari sebelumnya," kata Netanyahu dalam pernyataan video, dikutip dari AFP, Senin (1/6/2026).

"Perebutan Beaufort adalah tahapan dramatis dan perubahan dramatis dalam kebijakan yang kami pimpin. Kami telah menghancurkan tembok ketakutan," sambungnya.

Baca juga: Israel Serang Lebanon Lagi meski Gencatan Senjata, Pasukan Darat Tembus Garis Kuning

Pernah dikuasai Israel