MOSKWA, KOMPAS.com - Teori konspirasi yang mengeklaim Presiden Rusia Vladimir Putin telah meninggal dan digantikan oleh sosok pengganti yang mirip kembali mencuat.

Hal tersebut menjadi perbincangan setelah Wakil Perdana Menteri Rusia Dmitry Patrushev memanggil Putin dengan nama yang sama sekali berbeda, yakni Pal Laich.“Pal Laich, terima kasih banyak. Saya telah menyiapkan presentasi,” kata Patrushev kepada Putin dalam rekaman pertemuan baru-baru ini di Moskow, dilansir The New York Post, Jumat (29/5/2026).

Cuplikan video tersebut dipublikasikan oleh Kremlin, tetapi transkrip resmi dari pertemuan tersebut mengganti "Pal Laich" dengan nama lengkap Putin, "Vladimir Vladimirovich."

Surat kabar pro-Krelim, Kommersant, bahkan merasa bingung dengan momen tersebut, dan mengakui, “sepertinya tak ada yang bisa menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Mungkin dia terlalu tegang. Mungkin dia ingin mengatakan sesuatu, tapi dia menyadarinya.”

Baca juga: Terobsesi Umur Panjang, Putin Danai Proyek Anti Penuaan Rp 463 T