WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeklaim, pihaknya memilih untuk tidak menghancurkan seluruh kekuatan bersenjata Iran.

Strategi tersebut diambil karena AS melihat adanya perbedaan faksi di dalam internal kepemimpinan Teheran.“Militer mereka, kami biarkan saja karena kami pikir militer mereka agak moderat," jelas Trump saat berbicara di Fox News, dikutip dari Al Jazeera, Minggu (31/5/2026).

"Mereka memiliki orang-orang lain yang tidak moderat. Kami telah menyingkirkan mereka," lanjutnya.

Menurutnya, fokus operasi militer AS selama ini adalah menyasar elemen-elemen ekstrem di dalam pemerintahan Iran, bukan menghancurkan kekuatan militer.

Baca juga: AS Temukan Cara Murah Lawan Drone, Tak Perlu Rudal Rp 17,8 Miliar