WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa Washington sebenarnya mampu "menghabisi" seluruh pemimpin Iran dalam satu serangan, tetapi memilih tidak melakukannya.
Pernyataan itu disampaikan saat jutaan warga Iran berkumpul dalam prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei di Teheran, yang meninggal dunia akibat serangan gabungan AS dan Israel pada 28 Februari."Mereka semua ada di sana. Satu tembakan (dan kami bisa menghabisi mereka semua), tetapi kami tidak akan melakukannya karena nanti kami tidak punya siapa pun untuk diajak bernegosiasi," kata Trump dalam wawancara dengan Axios, Sabtu (4/7/2026), seperti dikutip The National.
Baca juga: Sempat Kisruh soal Iran, Trump: Netanyahu Tahu Siapa Bosnya
Trump juga mengaku terkejut melihat banyak warga Iran menangisi kematian Khamenei. Menurutnya, ia mengira masyarakat Iran membenci pemimpin tertinggi tersebut.
"Mungkin itu air mata palsu," ujar Trump.






