ASTANA, KOMPAS.com - Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev menegaskan pentingnya melakukan kajian sejarah yang obyektif dan tidak dipolitisasi, terkait warisan peradaban Gerombolan Emas (Golden Horde).

Tokayev menilai, sejarah bersama dari peradaban stepa ini semestinya menjadi faktor pemersatu, bukan instrumen perpecahan atau konfrontasi geopolitik di tengah ketidakpastian global saat ini.

Hal tersebut disampaikan Tokayev saat menghadiri Simposium Internasional bertajuk “Gerombolan Emas sebagai Model Peradaban Stepa: Sejarah, Arkeologi, Budaya, dan Identitas” yang berlangsung di Astana, Selasa (19/5/2026).Baca juga: Jelang Teken Proyek Nuklir, Putin Kirim 4 Harimau Amur ke Kazakhstan

"Sejarah Gerombolan Emas tetap sangat relevan hingga saat ini dan merupakan bagian penting dari sejarah nasional Kazakhstan dan sejarah manusia yang lebih luas," ujar Tokayev dalam sambutannya, dikutip dari siaran pers yang diterima Kompas.com.

Ia juga menambahkan bahwa kronik Gerombolan Emas harus dilihat secara luas.