JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah optimistis pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) dapat menambah cadangan devisa (cadev) dan memperkuat nilai tukar rupiah hingga menyentuh level Rp 16.900 per dollar Amerika Serikat (AS).

Sebagai informasi, pada perdagangan hari ini, Kamis (28/5/2026), rupiah di pasar spot terpantau berada di level Rp 17.843 per dollar AS per pukul 14.30 WIB.Keyakinan itu muncul seiring upaya pemerintah menertibkan pencatatan transaksi ekspor komoditas guna menekan praktik under-invoicing dan transfer pricing yang selama ini dinilai menyebabkan kebocoran devisa negara.

Baca juga: Pengamat Sebut PT DSI Bisa Cegah Modus Under Invoicing Ekspor Komoditas

PIXABAY/AWADPALESTINE Ilustrasi ekspor.

Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Indonesia Fithra Faisal mengatakan, PT DSI akan fokus menertibkan pencatatan ekspor komoditas untuk mengamankan devisa negara sekaligus diharapkan mampu memperkuat nilai tukar rupiah.