Penulis: Tim Schauenberg/DW Indonesia

BERLIN, KOMPAS.com - Pada siang hari, ketika angin bertiup dan matahari bersinar, jumlah listrik yang tersedia di Jerman dan beberapa negara Eropa lainnya sering kali lebih banyak daripada yang dibutuhkan.Namun, kapasitas penyimpanan baterai yang belum memadai membuat energi tersebut tidak dapat disimpan untuk digunakan nanti.

Setelah matahari terbenam, pembangkit listrik berbahan bakar gas alam sering kali harus mengambil alih untuk menutupi kekurangan pasokan.

Baca juga: Gara-gara Perang, KTT ASEAN Lirik Energi Terbarukan hingga Nuklir

Hal itu harus berubah jika Jerman ingin menjadi netral iklim pada tahun 2045. Fasilitas penyimpanan energi hijau berskala besar sangat penting untuk menjaga stabilitas harga listrik dan mewujudkan transisi menuju 100 persen energi terbarukan.