JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu momok menakutkan bagi pemilik mobil listrik (EV) adalah mahalnya biaya penggantian komponen baterai jika terjadi kerusakan akibat kecelakaan. Namun, kabar mengejutkan datang dari salah satu pemilik Denza Z9 GT—sub-brand premium dari BYD.

Dilansir dari CarNewsChina, Minggu (24/5/2026), seorang pemilik Denza Z9 GT membagikan pengalamannya di media sosial Weibo setelah mobilnya mengalami insiden.Bagian bawah mobil (undercarriage) miliknya mengalami kerusakan yang berimbas langsung pada komponen baterai jenis Lithium Iron Phosphate (LFP) Blade Battery 2.0 yang digendongnya.

Baca juga: Blade Battery BYD Generasi Dibongkar Paksa di China

Menariknya, estimasi biaya penggantian baterai berkapasitas 122,5 kWh tersebut berkisar 78.700 yuan atau setara dengan Rp 176 jutaan (kurs 1 yuan = Rp 2.239).

Perlu dicatat, angka tersebut merupakan harga unit baterai saja dari diler resmi Denza, belum termasuk biaya jasa pasang (labour cost) dan komponen habis pakai (consumables).