ROMA, KOMPAS.com - Sekitar 15 aktivis Italia yang ikut serta dalam armada Flotilla yang berupaya mengirimkan bantuan ke Gaza telah kembali ke Roma setelah dideportasi dari Israel, Jumat (22/5/2026).

Mereka tiba dengan tuduhan mengalami penganiayaan saat berada dalam tahanan Israel. Namun, pihak layanan penjara Israel membantah tuduhan tersebut.Sebuah sumber hukum di Italia mengatakan jaksa di sana sedang menyelidiki kemungkinan kejahatan termasuk penculikan dan pelecehan seksual.

Baca juga: Pengakuan Aktivis Flotilla Gaza yang Ditangkap Israel, Ada yang sampai Patah Tulang

Salah satu aktivis, Antonella Bundu, mengatakan para aktivis diikat dan bahkan beberapa di antaranya disetrum.

“Ketika mereka menghentikan kami, mereka menyetrum beberapa dari kami, membawa kami ke kapal penjara. Seperti kamp konsentrasi, kamp konsentrasi terapung,” katanya dilansir Reuters, Jumat.