TEHERAN, KOMPAS.com - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei menegaskan Teheran tidak mencari konsesi dari AS untuk mengakhiri perang, melainkan hanya menuntut hak.

Esmaeil Baqaei ditunjuk oleh Iran sebagai juru bicara baru tim negosiasi Republik Islam pada hari Jumat (22/5/2026)."Kami ingin hak-hak kami dipulihkan. Selama lima dekade terakhir, kami berada di bawah apa yang mereka sebut sebagai 'sanksi yang melumpuhkan',” kata Baqaei dilansir CBS News, Jumat.

Baca juga: Uni Eropa Paksa Iran Buka Selat Hormuz, Siapkan Sanksi Baru

Dia menyebut Amerika selalu menuding Teheran memiliki senjata nuklir yang berdasarkan fakta tidak terbukti sama sekali.

“Sanksi ini diberlakukan dengan berbagai dalih, terutama apa yang mereka sebut 'ancaman nuklir Iran', padahal kenyataannya tidak ada ancaman nuklir dari Iran terhadap aktor mana pun di kawasan atau dunia," lanjutnya.