ISTANBUL, KOMPAS.com - Sejumlah aktivis “Flotilla for Gaza” menyebut pasukan Israel melakukan kekerasan saat mencegat kapal mereka di perairan internasional dalam perjalanan menuju Gaza.
Salah satu aktivis asal Belgia, Julien Cabral, mengaku mengalami luka di wajah dan tubuh setelah kapal yang ditumpanginya dihentikan oleh pasukan Israel.Cabral tiba di Bandara Istanbul pada Kamis (21/5/2026) setelah dievakuasi bersama ratusan orang lain oleh pemerintah Turkiye.
Baca juga: Nasib 9 WNI Aktivis GSF, Dipulangkan Usai Alami Kekerasan Saat Ditangkap Israel
Ankara diketahui telah mengevakuasi 422 orang dengan penerbangan khusus, termasuk 85 warga negaranya sendiri, serta menyiapkan dokter dan ambulans untuk para aktivis yang dipulangkan.
Aktivis klaim ditembak peluru plastik dan dipukul












