JAKARTA, KOMPAS.com - Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) mengingatkan pemerintah di berbagai negara agar tidak gegabah merespons lonjakan harga energi dan pangan global.
Dalam situasi tekanan harga yang terus berlangsung, IMF menilai kebijakan yang salah justru dapat memperburuk inflasi, membebani fiskal negara, dan menghambat penyesuaian ekonomi.Dalam laporan terbarunya, Rabu (20/5/2026), IMF menyoroti guncangan harga energi dan harga pangan saat ini tidak hanya berdampak pada rumah tangga rentan, tetapi juga mengganggu keberlangsungan usaha kecil hingga mempersempit ruang fiskal pemerintah.
Baca juga: Rupiah Melemah Tajam, Harga Pupuk Subsidi Nasional Ikut Naik?
SHUTTERSTOCK/GAS-PHOTO Ilustrasi harga minyak mentah.
IMF menekankan, kenaikan harga global sebaiknya tetap diteruskan ke harga domestik, alih-alih ditekan melalui subsidi besar-besaran atau pembatasan harga secara menyeluruh.













