Jakarta - Shopee Indonesia kembali menghadirkan program Apresiasi Jurnalistik Shopee UMKM PATEN 2026 sebagai ajang penghargaan bagi insan pers di Indonesia. Program ini ditujukan untuk mengangkat kisah inspiratif pelaku UMKM yang sukses 'naik kelas' hingga konten kreator yang berkontribusi dalam perkembangan ekosistem ekonomi digital di Tanah Air.Ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi jurnalistik, tetapi juga membawa misi untuk memperlihatkan transformasi ekonomi Indonesia melalui digitalisasi UMKM. Media dinilai memiliki peran penting sebagai ujung tombak dalam menyampaikan narasi optimisme mengenai bagaimana teknologi mampu membuka peluang usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara lebih merata.Deputy Director of Public Affairs Shopee Indonesia, Radynal Nataprawira, mengatakan bahwa Apresiasi Jurnalistik Shopee UMKM PATEN 2026 merupakan program rutin hasil kolaborasi antara Shopee Indonesia dan Kementerian UMKM. Menurutnya, perkembangan teknologi e-commerce dalam satu dekade terakhir telah mendorong desentralisasi aktivitas bisnis di Indonesia.

Di tengah perubahan lanskap ekonomi tersebut, media memiliki peran penting sebagai pihak yang mendokumentasikan sekaligus menyampaikan transformasi UMKM kepada masyarakat luas."Kami percaya media adalah 'saksi penting' yang mengikuti betul jatuh bangunnya pengusaha lokal atau UMKM dalam merintis bisnis dari nol hingga sukses bertumbuh. Itulah alasan kami kembali mengajak rekan-rekan jurnalis untuk merangkai cerita perjuangan UMKM di berbagai pelosok, di berbagai daerah, agar masyarakat bisa melihat langsung transformasi digital benar-benar menghidupkan ekonomi rakyat, ekonomi UMKM," ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (18/5/2026).Shopee menilai platform digital kini tidak hanya mempermudah transaksi dan logistik, tetapi juga membuka akses pasar yang lebih setara bagi pelaku usaha kecil untuk bersaing dengan pemain besar. Selain itu, tren perdagangan digital juga melahirkan peluang bisnis baru seperti live shopping dan affiliate marketing.Tahun ini, Apresiasi Jurnalistik Shopee UMKM PATEN 2026 mengusung tema 'Wajah Baru Ekonomi Indonesia melalui UMKM dan Platform Digital'. Subtema yang diangkat mencakup afiliasi, UMKM dan digitalisasi, ekspor produk lokal, pencegahan hoaks, hingga keamanan digital sebagai bagian dari dinamika perkembangan ekosistem ekonomi digital.Shopee juga menyiapkan total hadiah ratusan juta rupiah bagi karya jurnalistik terbaik. Program ini pun terbuka untuk empat kategori, yakni media cetak, media online, audio visual, dan fotografi."Shopee menantikan karya orisinal dari rekan-rekan jurnalis di seluruh Indonesia. Tahun lalu, salah satu pemenang Apresiasi Jurnalistik Shopee UMKM PATEN berasal dari Nusa Tenggara Timur. Bukan tidak mungkin, tahun ini akan muncul karya yang lebih inspiratif dan berdampak; bisa dari Papua, Aceh, Kalimantan, atau daerah lainnya," tutup Radynal.Adapun dewan juri dalam Apresiasi Jurnalistik Shopee UMKM PATEN 2026 terdiri dari Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM RI Temmy Satya Permana, Ketua Dewan Pengurus Forum Pemimpin Redaksi sekaligus Pemimpin Redaksi EMTEK Media Retno Pinasti, Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wahyu Dhyatmika, Pewarta Foto Associated Press Achmad Ibrahim, serta Deputy Director of Public Affairs Shopee Indonesia Radynal Nataprawira.Karya yang dapat diikutsertakan merupakan karya jurnalistik yang telah dipublikasikan atau disiarkan di media massa pada periode 1 Oktober 2025 hingga 31 Agustus 2026. Batas akhir pengumpulan karya ditetapkan pada 31 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB melalui https://shp.ee/yF4cFRbT.