JAYAPURA, KOMPAS.com - Perang suku yang terjadi antara Suku Hubla (Kurima) dan Suku Lanny di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, menyebabkan korban jiwa dan kerugian materiil.
Dari data Kepolisian Resor Jayawijaya, perang suku menyebabkan 13 orang meninggal dunia dan 19 lainnya terluka."Update korban perang suku, tanggal 15 Mei ada dua korban meninggal dan 19 luka. Sementara di hari Sabtu ada 11 orang meninggal dan 1 terluka. Jadinya total meninggal 13 orang dan yang mengalami luka ada 20 orang," kata Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com pada Senin (18/5/2026).
Baca juga: Wamendagri Minta Perang Suku di Wamena Segera Dihentikan dan Fokus Pemulihan
Selain itu, dampak perang suku mengakibatkan ratusan rumah dan honai milik warga ludes dibakar.
"Untuk rumah yang dibakar 117 rumah, 63 Honai, kemudian ruko 8 unit, 1 bangunan sekolah, dan 1 kantor desa. Sementara kendaraan roda empat ada 48 unit dan roda dua 43 unit yang dibakar. Dari hasil olah TKP dan pendataan dilapangan seluruh bangunan dan kendaraan serta fasilitas umum sudah hangus terbakar, rusak berat, dan tidak dapat digunakan kembali," ungkapnya.












